Diaspora Wanita Indonesia Berperan Dalam Diplomasi Di Qatar

JAKARTA – Kontribusi komunitas diaspora wanita Indonesia dalam multi-track diplomasi khususnya diplomasi sosial budaya di Qatar patut diapresiasi.

Demikian antara lain sambutan yang disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Marsekal Madya (Purn) Muhammad Basri Sidehabi dalam acara Malam Penghargaan untuk Wanita Indonesia di Qatar atas kontribusinya dalam diplomasi sosial budaya di Qatar baru-baru ini.

Perayaan ini dilaksanakan untuk mengapresiasi peran wanita Indonesia di Qatar yang kebanyakan merupakan para istri ekspatriat yang bekerja di berbagai sektor seperti perbankan, perdagangan, jasa, dan industri migas.

Dubes Basri menghargai peran diaspora wanita Indonesia atas kontribusinya dalam promosi sosial budaya yang dilakukan KBRI Doha termasuk diantaranya dalam penampilan seni budaya Indonesia di berbagai festival internasional di Qatar. Ditambahkan, perempuan Indonesia telah menunjukkan peran penting dalam mendukung misi kedutaan khususnya mempromosikan hubungan baik kedua negara selama tahun 2016 khususnya dalam peringatan Ulang Tahun ke-40 Hubungan Diplomatik Indonesia dan Qatar.

Mantan anggota DPR ini mengharapkan pula kontribusi wanita dalam peringatan Ulang Tahun ASEAN ke-50 yang akan dirayakan di Qatar dalam berbagai bentuk festival seni budaya dan kuliner sepanjang tahun 2017. “Wanita Indonesia telah terbukti kontribusinya tidak hanya dalam membina keluarga, juga sebagai contoh teladan kepribadian Indonesia di Qatar,” ujar mantan Pilot F-16 Pertama Indonesia ini.

Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha Andi Una mengatakan, malam penghargaan ini digagas guna memperkuat kerja sama antara Kedutaan dengan komunitas diaspora dan sekaligus menghargai kontribusinya dalam mempromosikan diplomasi sosial budaya. Menurut Una, sepanjang 2016, para wanita termasuk anggota DWP berperan aktif dalam mempromosikan Indonesia termasuk diantaranya partisipasi dalam berbagai event internasional khususnya promosi budaya dan kuliner. 

“Nama Indonesia semakin dikenal berkat peran ibu-ibu diaspora dan anggota DWP dalam berbagai kegiatan promosi yang terus menerus tidak hanya untuk warga Qatar juga komunitas manca negara khususnya para ekspatriat asing,” imbuh Una.

Soraya Alyahya, salah seorang penerima penghargaan, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif penyelenggaraan malam penghargaan ini. “Kita berharap acara semacam ini dapat dilakukan secara rutin agar lebih giat dalam melakukan promosi budaya,” ujar Dokter gigi yang sudah bermukim dua tahun di Qatar.

Amel Lia, salah satu penerima Award atas kontribusinya di bidang tari dan musik angklung, mengatakan pemenang penghargaan berasal dari perwakilan dari berbagai kota di Qatar seperti Doha, Dukhan, Al Khor, Mesaeed dan Wakrah. “Award ini akan lebih mendorong kita untuk lebih semangat berkontribusi bagi Indonesia,” papar  salah satu pelatih seni dan musik terkemuka di Qatar asal Aceh ini.

Menurut pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, malam penghargaan bertujuan untuk memacu dan menginspirasi masyarakat untuk lebih meningkatkan kontribusinya tidak hanya dalam kegiatan sosial budaya, tetapi juga dalam kegiatan bisnis Indonesia dan Qatar. Sebelumnya pada September 2016, KBRI Doha memberikan penghargaan bagi komunitas bisnis diaspora Indonesia yang dianggap berperan dalam meningkatkan diplomasi ekonomi dan memajukan hubungan usaha RI-Qatar.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply