 |
tata cara perkawinan di NIAS bagaimana? mahar 50 ekor kerbau/ babi itu dimaksudkan untuk apa? Filosofisnya? |
| |
From : qorin (Yogyakarta) 01 Apr 2010
|
| |
Menurut saya pribadi, tata cara / gaya perkawinan dengan mahar 50 ekor kerbau / babi itu sangat tidak efisien (kalau tidak mau dibilang tidak manusiawi) terutama untuk saudara-saudara kita yang hidup sederhana . Coba saja perhatikan dengan mereka yang kawin dengan cara di atas , bagaimana hidup mereka setelah perkawinan ? Saya banyak sekali mendengar bahwa justru sampai ke anak cucu masih punya "hutang karena kawin". Dan satu lagi tata cara kawin dengan cara itu = berdagang , tapi yang sengsara ya tentu anaknya karena sama dengan "dijual" akhirnya bisa diperlakukan semena-mena sama si suami yang merasa telah "membelinya" . Rasanya lebih baik perkawinan diatur dengan cara yang lebih simple / sederhana , bukankah yang penting ke 2 orang tsb sudah saling cocok kemudian diberkati di gereja , ya sudah beres . Tapi tentunya dari pihak laki-laki boleh juga menyerahkan mahar kepada istri dalam jumlah yang wajar dan disetujui kedua belah pihak dan seandainya dari pihak istri juga mau membantu apa salahnya ? Di zaman sekarang ini saling pengertian saja . Ini menurut kaca mata saya ya . What do you think about that friends ? |
| |
From : aprilfian gea (pekanbaru) 25 Mei 2010
|
| |
tata cara p'kawinan d nias sama ko' dgn tt cara p'kawinan suku lain ato daerah lain.....................Adat istiadat dan mahar...Sbnarnya babi 50 ekor itu menandakan tingkat sosial seseorang '''' kalau dy mampu U/ sembelih 50ekor babi WHY NOT ?????????................................ Hi, lam kenal Ya, g eva bokap g nias tp nyokap g chinese. G tggl d jkt skr............................. |
| |
From : Eva (Jakarta) 20 Apr 2010
|
|
 |
|
|