Ir. Agustinus Zega: Percepatan Informasi Tsunami Penting untuk Menekan Kepanikan dan kemungkinan Jatuhnya Korban

NiasKita.com – Gunungsitoli
Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega menyebutkan percepatan pemberitahuan informasi yang terkait dengan bencana alam yang diakibatkan gempa dan tsunami sangat penting. Ir. Agustinus Zega memberi salah satu contoh saat adanya isu tsunami yang akan menimpa pantai Kota Gunungsitoli yang menyebabkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang pantai.
“Mulai pukul 03.00 masyarakat sudah berlarian ke daerah gunung. Padahal itu hanya isu atau hoaks. Ini menyebabkan kepanikan dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” katanya.
Hal itu diungkapkannya pada pembukaan acara Sekolah Lapang Geofisika yang dilaksanakan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Gunungsitoli bekerjsama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gunungsitoli di Aula Hotel Kaliki, Gunungsitoli, Kamis (14/11).
Agustinus Zega menyebutkan pada kejadian itu, informasi baru bisa disampaikan pada pagi harinya dan sediikit terlambat. “Informasi yang cepat disampaikan dapat meredam kepanikan masyarakat,” katanya.
Diakuinya pada saat kejadian terjadi kelemahan pengambilan keputusan akibat kurangnya informasi yang diperoleh Pemko Gunungsitoli.
Belajar dari kejadian tersebut diharapkan adanya koordinasi lebih intens antara BMKG dengan Pemko Gunungsitoli. Sehingga informasi yang tepat dapat dengan cepat disampaikan kepada masyarakat. “Itu juga dapat menekan kerugian dan korban akibat bencana serta kepanikan dari masyarakat, terutama dalam menghadapi gempa,” ujarnya.
Acara ini sendiri menghadirkan pembicara DR. Daryono, SSi, MSi, pakar gempa dari BMKG Pusat. Alumni Universitas Gajahmada ini yang juga Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG menampilkan materi ‘Potensi Gempa Bumi dan Tsunami Nias dan Peran BMKG Sebagai Penyedia Informasi’.
Sementara Faoziduhu Telaumbanua, SPd, Kepala BPBD Kota Gunungsitoli menampilkan materi ‘Peran dan Kapasitas BPBD Kota Gunungsitoli dalam Sistem Peringatan Tsunami’.
Pelatihan ini diikuti 30 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat, media dan aparat pemerintah. (sam)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan