Bupati Nias: Restrukturisasi OPD untuk Efesiensi dan Efektifitas Kerja

 Nias, NiasKita.com

Restrukturisasi pada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) merupakan amanat Pasal 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

 

Akibat Restrukturisasi ini Pemkab Nias kehilangan 103 jabatan struktural yang terdiri dari 1 Jabatan Eselon III A, 16 Jabatan Eselon III B dan 86 Jabatan Eselon IV A.

Hal itu disampaikan Bupati pada acara pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Nias di Aula Lantai III Kantor Bupati Nias, Senin (05/03).

Restrukturisasi menyebabkan beberapa personil di Pemkab Nias kehilangan jabatan dan hanya menjadi staf atau tidak memiliki jabatan apapun.

Disebut Bupati bahwa kehilangan jabatan bukanlah keinginan dan kemauan dari pimpinan pemerintah. Namun diakuinya beberapa orang yang juga mendapat promosi jabatan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan kinerja, kapasitas dan kompetensi.

Sokhiatulo Laoli menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang mendasari perampingan OPD tersebut. Di antaranya:

 

Pertama, urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, contohnya salah satu urusan dibidang energi dan sumber daya mineral yang telah ditarik kewenangannya oleh Pemerintahan Provinsi.

Kedua, intensitas urusan pemerintahan dan potensi daerah yakni didasarkan pada kebutuhan dan tuntutan masyarakat yaitu menjadi organisasi yang mampu berperan sebagai wadah bagi pelaksanaan fungsi-fungsi Pemerintahan serta sebagai proses interaksi antara Pemerintah dengan masyarakat secara optimal.

Ketiga, efesiensi dan efektifitas penggunaan dana APBD. Kenyataannya sebagian besar dana terserap pada pos anggaran belanja rutin sebagai dampak kelebihan pegawai secara kuantitas tapi kurang dari segi kualitas.

Keempat, banyak tupoksi antar perangkat daerah/unit kerja yang tumpang tindih.

Bupati menyebutkan restrukturisasi yang dilaksakan terlebih dulu dilakukan pendataan potensi, analisis beban kerja serta disesuaikan dengan kebutuhan ril daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Nias melalui Tim penilai kinerja PNS berupa semaksimal mungkin untuk melakukan seleksi secara ketat dan arif atas personil yang menempati jabatan struktural sehingga personil yang terpilih dan dilantik memenuhi syarat umum kepegawaian, mempunyai integritas kapabel, mempunyai dedikasi dan kinerja yang tinggi, serta ditempatkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Ia berharap bahwa restrukturisasi ini dapat diterima semua pihak dengan arif dan bertanggung jawab. (sam)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan