NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
Selamat datang di web niaskita.com. Terima kasih anda telah bergabung bersama kami.
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
 
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
September 2010
S M T W T F S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
 
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
 
NiasKita.com - Nias Island - Pulau Nias - The Amazing Sense from West Indonesia
Data not found!
Seputar Tokoh

Soebronto Laras


Soebronto Laras
Ia memang berasal dari keluarga pedagang otomotif. Ayahnya, R. Moerdowo (almarhum) adalah importir mobil Citroen, Tempo, dan Combi, sudah sejak 1949. ''Makanya, tidak heran kalau sejak kecil saya sudah tertarik kegiatan bengkel,'' ujar Soebronto Laras, Dirut PT Indohero Steel & Engineering Co., dan PT Indo Mobil Utama -- perakit motor dan mobil Suzuki.

Setaman SMA, 1964, Yonto -- panggilan Soebronto -- melanjutkan studi rekayasa mesin di Paisley College for Technology, Inggris. Kemudian ia melanjutkan di Hendon College for Business Management, di negeri yang sama. Selagi di sanalah ia bergaul akrab denga Roesmin Noerjadin (sekarang Menteri Perhubungan), dan Benny Moerdani (sekarang Pangab). Sebab, Yonto sempat menjadi staf lokal Atase Pertahanan di KBRI London.

Kembali dari sana, 1972, anak kedua dari empat bersaudara ini berkenalan dengan Atang Latief, pemilik Bank Indonesia Raya dan sejumlah kasino (ketika itu). Bahkan Yonto menjadi orang kepercayaan Atang. Ia menjabat Direktur PT First Chemical Industry, yang bergerak dalam bidang formika, alat-alat plastik, dan perakitan kalkulator. Empat tahun kemudian ia menjadi dirut perusahaan perakitan motor mobil Suzuki.''Saya berani karena didukung penuh oleh Pak Atang Latief,'' kata Yonto. Dari sebuah perusahaan yang nyaris bangkrut, sekarang berdiri megah dengan omset per tahun Rp 150 milyar dan aset Rp 90 milyar. ''Semua ini berkat kerja sama seluruh karyawan,'' katanya merendah. Sejak 1981 bisnisnya bertambah kuat dengan masuknya grup Liem Sioe Liong. Pada 1984, ia menjadi Dirut PT National Motors Co. dan PT Unicor Prima Motor, perakit mobil Mazda, Hino, dan sepeda motor Binter.

Pada masa remajanya, Yonto pernah menjadi pembalap motor, bersama antara lain Tinton Soeprapto. Sekarang pun pada hari- hari libur, bersama teman-temannya, ia masih suka menunggang motor Suzuki 1.000 cc ke luar kota. Kalau ada produksi baru hasil rakitan pabrik mobilnya, Yonto tidak pernah absen ikut menguji.

Menikah dengan Herlia Emmi Yani, putri Almarhum Jenderal Ahmad Yani, ia dikaruniai dua anak. Yonto menyenangi jogging, tenis, renang, rally, dan bulu tangkis. Ia juga memiliki koleksi sepeda motor dan anjing ras herder dan doberman.
 
Lihat Tokoh Lainnya...

Filed Under (Kisah hidup) by lieagneshendra

Huang Guangyu menjadi orang ...

Dalam peta baru pengusaha besar nasional belakangan ini, namanya disebut sebagai the rising star. Pemilik Para Group ini berhasil melakukan lompatan bisnis spektakuler justru ketika ekonomi masih dilanda badai krisis. Lompatan besar bermula ketika ia mengambil alih Bank Mega. Namun di PBSI, sebagai Ketua Umum ia kurang beruntung, dan memilih mundur. Ia digantikan Sutiyoso, Gubernur ...

Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Presiden RI ke enam dan Presiden pertama yang dipilih langsung oleh Rakyat Indonesia. Bersama Drs. M. Jusuf Kalla sebagai wakil presidennya, beliau terpilih dalam pemilihan presiden di 2004 dengan mengusung agenda "Indonesia yang lebih Adil, Damai, Sejahtera dan Demokratis", mengungguli Presiden Megawati Soekarnoputri dengan 60% suara pemilih. Pada ...

Copyright 2008 NiasKita Dot Com
All rights reserved.